Sidoarjo, 17 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kampung Lali Gadget (KLG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda lewat kegiatan edukatif yang menyenangkan. Kali ini, KLG dipercaya menjadi bagian dari Festival Kemerdekaan Vol. 3 yang digelar oleh ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center, dengan menghadirkan workshop pembuatan wayang dari bambu.
Workshop ini menjadi salah satu program dalam festival tersebut, mengajak anak-anak dan keluarga untuk belajar membuat wayang dengan bahan bambu yang ramah lingkungan. Dipandu oleh fasilitator KLG, peserta tidak hanya belajar teknik dasar membuat wayang, tetapi juga diajak mengenal permainan-permainan tradisional lain seperti egrang, gasing kayu, klompen tali, dan sebagainya.
“Di era digital kayak sekarang, anak-anak tetap butuh ruang buat eksplor, main, dan ngenal budaya lokal. Nah, wayang bambu jadi media yang kami kembangin buat ngenalin lagi nilai-nilai lokal dengan cara yang seru” ungkap Dita tim fasilitator KLG di sela-sela kegiatan.
Kehadiran KLG dalam acara ini mendapat respon hangat dari para pengunjung. Banyak orang tua yang mengaku senang karena anak-anak mereka bisa menikmati kegiatan offline yang edukatif dan menyentuh akar budaya. Beberapa anak bahkan dengan bangga memamerkan wayang hasil karyanya usai workshop berakhir.
Festival Kemerdekaan Vol. 3 di ASTON Sidoarjo sendiri menghadirkan berbagai aktivitas seperti bazar UMKM, Pushbike Competition, dan Workshop Flower Arrangement. Namun, workshop KLG juga menjadi salah satu titik keramaian yang menunjukkan bahwa budaya lokal dan kegiatan berbasis kreativitas masih sangat diminati, terutama jika dikemas dengan pendekatan yang menyenangkan.
Partisipasi Kampung Lali Gadget dalam festival ini sejalan dengan misi komunitas untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai, sekaligus mengajak mereka kembali akrab dengan aktivitas fisik, sosial, dan budaya.
