Sabtu, 06 Juli 2024

Pertukaran Pelajar UMSIDA ke Luar Negeri


Minggu, 7 Juli 2024. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali mengukir prestasi dengan mengirimkan beberapa mahasiswanya untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke berbagai negara. Program ini merupakan bagian dari upaya UMSIDA untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan internasional para mahasiswanya.

Program pertukaran pelajar ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas salah satunya Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, khususnya prodi Ilmu Komunikasi yang berangkat pada hari Minggu, 7 Juli 2024 dan akan dilaksanakan di Burapha University, Thailand

Program pertukaran pelajar ini bukan hanya kesempatan untuk belajar di luar negeri, tetapi juga untuk mengenal budaya lain, memperluas jaringan internasional, dan meningkatkan kompetensi global. Para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan membawa nama baik UMSIDA di kancah internasional.

Program pertukaran pelajar ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk kerjasama dengan universitas-universitas di luar negeri serta lembaga pemerintah dan swasta. Para mahasiswa yang terpilih juga telah melewati proses seleksi yang ketat, mencakup penilaian akademik, kemampuan bahasa asing, dan motivasi untuk belajar di luar negeri.

Dengan adanya program pertukaran pelajar ini, UMSIDA terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pendidikan berkualitas dan memperluas wawasan internasional bagi mahasiswanya. Diharapkan, para mahasiswa yang mengikuti program ini dapat kembali dengan pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas, serta mampu berkontribusi positif bagi perkembangan UMSIDA dan masyarakat luas.


 

Bayu Skak dan Sekawan Limo Gagal Kolaborasi dengan UMSIDA karena Kendala Tempat


Bayu Eko Moektito, atau yang lebih dikenal dengan Bayu Skak, adalah seorang multitalenta asal Malang yang telah mencuri perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir. Lahir pada 13 November 1993, Bayu memulai karirnya sebagai Youtuber pada tahun 2009 dengan kanal bernama "Bayu Skak". Konten videonya yang lucu dan menghibur, dengan ciri khas aksen Jawa yang kental, quickly menarik banyak pengikut dan mengantarkannya menjadi salah satu Youtuber ternama di Indonesia.

Nama Bayu Skak mungkin sudah tak asing lagi di telinga para pecinta film dan konten kreator di Indonesia. Dengan gaya komedi yang khas, Bayu Skak telah berhasil mencuri perhatian banyak penonton. Selain akting dan penyutradaraan, Bayu juga dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu. Ia telah merilis beberapa album musik dan single, dan lagunya sering diputar di radio dan platform musik online. Bayu Skak tidak hanya dikenal karena bakat dan karyanya, tetapi juga karena kepribadiannya yang rendah hati dan inspiratif. Ia sering membagikan kisah hidupnya dan motivasinya melalui media sosial, dan banyak orang yang merasa terinspirasi olehnya. Kali ini, Bayu Skak berencana untuk berkolaborasi dengan Sekawan Limo, grup yang juga memiliki penggemar setia, untuk menggelar acara yang menarik di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).

Kolaborasi ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa. Bayu Skak dan Sekawan Limo berencana untuk mengadakan acara spesial di UMSIDA yang mencakup diskusi film, sharing session tentang proses kreatif, dan tentunya tidak ketinggalan pemutaran film. Menariknya, dalam acara ini, mereka juga berencana untuk membagikan tiket nonton gratis kepada para mahasiswa UMSIDA sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap dunia perfilman Indonesia.

Namun, rencana indah tersebut harus terhenti sementara waktu. Masalah utama yang muncul adalah kendala tempat. UMSIDA, meskipun memiliki fasilitas yang memadai, saat ini sedang dalam proses renovasi beberapa gedung utamanya, termasuk aula besar yang rencananya akan digunakan untuk acara tersebut. Dengan kondisi ini, pihak kampus merasa tidak bisa menjamin kenyamanan dan keamanan bagi semua peserta acara.

Kabar ini tentu saja mengecewakan banyak pihak, baik itu mahasiswa UMSIDA yang sudah antusias menunggu acara ini, maupun para anggota Sekawan Limo dan Bayu Skak sendiri yang sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Namun, mereka semua berharap bahwa ini hanya penundaan sementara. Baik pihak kampus maupun para kolaborator tengah mencari solusi alternatif agar acara ini tetap bisa terlaksana di masa mendatang.

Kolaborasi antara Sekawan Limo dan Bayu Skak dengan UMSIDA menunjukkan betapa besarnya antusiasme dan dukungan terhadap industri kreatif di kalangan mahasiswa. Meskipun terhalang oleh kendala tempat, semangat untuk terus berkarya dan berbagi inspirasi tidak pernah pudar. Kita semua berharap bahwa di waktu yang akan datang, kolaborasi ini dapat terlaksana dengan baik dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

 

 

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Melepas Mahasiswa PMM Batch 4 dengan Semarak Festival Budaya


Sidoarjo, 4 Juli 2024 - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) resmi melepas 75 mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 dari Sabang sampai Merauke dalam acara pelepasan yang penuh warna dan semarak di Aula KH Mas Mansyur, Kamis (4/7/2024). Acara ini menandai berakhirnya program PMM Batch 4 di Umsida yang telah berlangsung selama empat bulan.

Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa PMM Batch 4 atas kontribusi dan partisipasinya dalam berbagai kegiatan di Umsida. 

"Mahasiswa PMM Batch 4 telah membawa semangat baru dan warna-warni budaya dari berbagai daerah di Indonesia ke Umsida," ujar Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh M.Si.

Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh MSi, berharap para mahasiswa PMM Batch 4 dapat membawa pengalaman dan ilmu yang diperoleh di Umsida untuk membangun daerah asal mereka masing-masing. 

"Jadilah agen perubahan dan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," pesan Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh M.Si.

Acara pelepasan mahasiswa PMM Batch 4 di Umsida juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa PMM Batch 4 juga menampilkan tarian tradisional dari daerah asal mereka masing-masing.

Acara pelepasan mahasiswa PMM Batch 4 di Umsida ditutup dengan penyerahan sertifikat kelulusan kepada para mahasiswa. Diharapkan para mahasiswa PMM Batch 4 dapat terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Umsida meskipun telah kembali ke daerah asal mereka masing-masing.

 

Kampung Lali Gadget Hadirkan Workshop Wayang Bambu di Festival Kemerdekaan Vol. 3 ASTON Sidoarjo

  Sidoarjo, 17 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kampung Lali Gadget (KLG) kembali menunju...